Senin, 30 Januari 2012

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan

Ada 3 faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu :
1.    Penyebab penyakit (Agen)
2.    Manusia sebagai tuan rumah ( Host )
3.    Lingkungan (Envoronment )
Usaha-usaha Kesehatan Masyarakat ditujukan untuk mengendalikan “KESEIMBANGAN” ketiga faktor tersebut sehingga setiap warga masyarakat dapat mencapai Derajat Kesehatan yang optimal.

1.    PENYEBAB PENYAKIT ( AGENT )
Penyebab penyakit dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu :
a.    Golongan Exogen
Yaitu penyebab penyakit yang terdapat diluar tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.
Golongan ini dapat dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu :
1.    Yang nyata dan hidup
Penyebab ini sering disebut bibit penyakit berupa Bakteri, virus, rickettsia, jamur, protozoa, cacing dsb.
2.    Yang Nyata tak hidup
a.    Zat-zat kimia : racun, asam dan alkali kuat, logam dsb
b.    Trauma ( ruda paksa )
·           Trauma elektrik ( kena arus listrik )
·           Trauma mekanik ( terpukul, tertabrak )
·           Trauma termik ( terbakar atau kedinginan )
c.    Makanan
Kekurangan beberapa zat makanan spt, protein, vitamin, lemak atau kelaparan.
d.    Yang Abstrak
1.    Bidang ekonomi ( kemiskinan )
2.    Bidang Sosial ( sifat a-sosial dan anti sosial )
3.    Bidang Mental ( kesusahan, rasa cemas, rasa takut )
Sifat a-sosial adalah sifat org yang tak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sehingga seringkali melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat. Orang demikian biasanya dibenci masyarakt.
Sifat anti sosial adalah sifat orang yang terang-terangan tindakannya bertentangan dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyrakat. Orang-orang ini sangat merugikan masyrakat.
b.    Golongan Endogen
Penyebab golongan endogen pada dasanya sudah ditentukan sejak lahir, yang memudahkan timbulnya penyakit-penyakit tertentu.
·         Habitus Perawakan  
·         Penyakit-penyakit turunan misalnya : asma, buta warna, haemoplia
·         Faktor usia : daya tahan tubuh pada bayi, anak-anak, orang dewasa dan usia lanjut berbeda-beda

2.    MANUSIA SEBAGAI TUAN RUMAH ( HOST )

Berbicara tentang kesehatan, maka jelaslah manusia sebagai tuan rumah, yaitu manusia yang dihinggapi penyakit merupakan faktor “YANG SANGAT PENTING” .

Bila seseorang dikenai sesuatu penyebab penyakit atau ditulari bibit penyakit, belum tentu akan menjadi sakit, karena masih tergantung pada beberapa hal. Salah satu diantaranya yaitu  daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang tinggi, baik jasmani, rohani maupun sosialnya dapat menghindarkan manusia dari berbagai penyakit. Daya tahan tubuh yang tinggi dapat dipertinggi dengan :
·           Makanan yang sehat (Kualitas dan kuantitasnya )
·           Vaksinasi
·           Olah raga secara teratur
·           Rekreasi
·           Menambah pengetahuan
·           Patuh pada ajaran agama
Daya tahan masyarakat tergantung pada daya tahan perorangan yang membentuk masyarakat tersebut. Makin tinggi daya tahan perorangan, serta makin banyak perorangan yang meningkatkan daya tahan tubuhnya, akan makin tinggi pulalah daya tahan masyarakat, sehingga kesehatan masyarakatnya akan lebih terjamin.
3.    LINGKUNGAN HIDUP ( ENVIRONMENT )

Lingkungan adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada disekitar manusia, yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat. Lingkungan hidup ini dapat dibagi dalam empat (4) golongan yaitu :

1.    Lingkungan biologik
Terdiri atas organisme-organisme hidup yang berada di sekitar manusia
a.    Yang Merugikan
·      Bibit penyakit
·      Binatang penyebar penyakit
·      Hama tanaman / pembunuh ternak

b.    Yang Berguna
·      Tumbuh-tumbuhan dan hewan sebagai sumber bahan makanan
·      Orgnisme yang berguna untuk industri misalnya untuk pembuatan antibiotik atau sebagai bahan obat.

2.    Lingkungan Fisik
Termasuk kedalam golongan ini adalah udara, sinar matahari, tanah, air, perumahan, sampah dan sebagainya. Lingkungan ini juga ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan bagi kehidupan manusia.

3.    Lingkungan Ekonomi
Lingkungan ekonomi merupakan lingkungan hidup yang abstrak
·      Yang merugikan adalah kemiskinan
Kemiskinan merupakan lingkungan yang sangat membahayakn kesehatan manusia (Jasmani, rohani, jiwa dan sosial). Karena miskin orang tidak dapat memenuhi kebutuhan akan makanan yang sehat yang akan melemahkan daya tahan tubuhnya, sehingga mudah terserang suatu penyakit. Bahkan karena kekurangan makan itu sendiri dapat menyebabkan orang menjadi sakit seperti :
1.    Busung lapar pada orang dewasa
2.    Gizi buruk pada bayi dan balita
3.    Penyakit2 karena kekurangan vitamin misalnya xeroptalmia, scorbut,beri-beri, gondok dan kretinisme.
Kemiskinan yang parah dapat menyebabkan :
1.    Meruntuhkan ahlak manusia secara total sehingga tidak lagi menunaikan kewajiban-kewajiban sosialnya.
2.    Menjadikan manusia menjadi kurang/tidak bertanggung jawab
3.    Menumbuhkan sifat2 egoistis
4.    Munculnya berbagai jenis kejahatan
Untuk itu perkembangan dalam bidang kesehatan harus sejalan dengan perkembangan dalam bidang sosial-ekonomi.
4.      Lingkungan Mental Sosial
·         Yang Merugikan
Sifat sifat a sosial, anti sosial, kebiadaban, egois
·         Yang Menguntungkan
Sifat gotong royong, patuh dan menghormati hukum2 yang berlaku dalam masyarakat, berprikemanusiaan yang berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa

Usaha-usaha kesehatan ditujukan untuk mengendalikan ketiga faktor yang memperngaruhi kesehatan tersebut sehingga manusia dapat tetap hidup sehat yaitu dengan :
a.    Terhadap faktor penyebab penyakit (Agent)
1.    Memberantas sumber penularan penyakit, baik dengan mengobati penderita maupun carier (pembawa penyakit) maupun dengan meniadakan reservoir penyakitnya.
2.    Mencegah terjadinya kecelakaan baik di tempat-tempat umum maupun di tempat kerja.
3.    Meningkatkan taraf hidup rakyat, sehingga mereka dapat memperbaiki dan memelihara kesehatannya.
4.    Mencegah terjadinya penyakit keturunan yang disebabkan oleh faktor endogen

b.    Terhadap faktor manusia ( Host)
Mempertinggi daya tahan tubuh manusia dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam perinsip-perinsip kesehatan perorangan

c.    Terhadap faktor lingkungan (Environment)
Mengubah atau mempengaruhi lingkungan hidup, sehingga faktor-faktor yang tidak baik dapat diawasi sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan kesehatan manusia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar